BAB 61 :  “MUSHAWWIR”  [ PARA PENGGAMBAR MAKHLUK YANG BERNYAWA ]

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah t bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda:

(( قَالَ اللهُ I: وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذَهَبَ يَخْلُقُ كَخَلْقِيْ فَلْيَخْلُقُوْا ذَرَّةً، أَوْ لِيْخْلُقُوْا حَبَّةً، أَوْ لِيَخْلُقُوْا شَعِيْرَةً ))

“Allah subhanahu wa ta ala berfirman: “Dan tiada seseorang yang lebih dzalim dari pada orang yang bermaksud menciptakan ciptaan seperti ciptaan-Ku, oleh karena itu. Maka cobalah mereka menciptakan seekor semut kecil, atau sebutir biji-bijian, atau sebutir biji gandum.”

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah, radhiallahuanha bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda:

(( أَشَدُّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الَّذِيْنَ يُضَاهِئُوْنَ بِخَلْقِ اللهِ ))

“Manusia yang paling pedih siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang membuat penyerupaan dengan makhluk Allah subhanahu wa ta ala”.

Sebagaimana riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas y bahwa ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda:

(( كُلُّ مُصَوِّرٍ فِي النَّارِ، يُجْعَلُ لَهُ بِكُلِّ صُوْرَةٍ صَوَّرَهَا نَفْس يُعَذَّبُ بِهَا فِيْ جَهَنَّمَ ))

“Setiap mushawwir (perupa) berada di dalam neraka, dan setiap rupaka yang dibuatnya diberi nafas untuk menyiksa dirinya dalam neraka Jahannam”.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas t dalam hadits yang marfu’, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda:

(( مَنْ صَوَّرَ صُوْرَةً فيِ الدُّنْيَا كُلِّفَ أَنْ يَنْفُخَ فِيْهَا الرُّوْحَ، وَلَيْسَ بِنَافِخٍ ))

“Barangsiapa yang membuat rupaka di dunia, maka kelak (pada hari kiamat) ia akan dibebani untuk meniupkan ruh ke dalam rupaka yang dibuatnya, namun ia tidak bisa meniupkannya”.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Al Hayyaj, ia berkata: sesungguhnya Ali bin Abi Thalib t berkata kepadaku:

(( أَلاَ أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِيْ عَلَيْهِ رَسُوْلُ اللهِ r أَنْ لاَ تَدَعَ صُوْرَةً إِلاَّ طَمَسْتَهَا وَلاَ قَبْرًا مُشْرِفًا إِلاَّ سَوَّيْتَهُ ))

“Maukah kamu aku utus untuk suatu tugas sebagaimana Rasulullah shalallahu alaihi wassalam mengutusku untuk tugas tersebut? Yaitu: janganlah kamu biarkan ada sebuah rupaka tanpa kamu musnahkan, dan janganlah kamu biarkan ada sebuah kuburan yang menonjol kecuali kamu ratakan.”

Kandungan bab ini:

  1. Ancaman berat bagi para perupa makhluk yang bernyawa.
  2. Hal itu disebabkan karena tidak berlaku sopan santun kepada Allah subhanahu wa ta ala, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta ala: “Dan Tiada seseorang yang lebih dzalim dari pada orang yang menciptakan ciptaan seperti ciptaan-Ku”.
  3. Firman Allah: “Maka cobalah mereka ciptakan seekor semut kecil, atau sebutir biji-bijian, atau sebutir biji gandum.” Menunjukkan kekuasaan Allah, dan kelemahan manusia.
  4. Ditegaskan dalam hadits bahwa para perupa adalah manusia yang paling pedih siksanya.
  5. Allah akan membuat ruh untuk setiap rupaka yang dibuat guna menyiksa perupa tersebut dalam neraka Jahannam.
  6. Perupa akan dibebani untuk meniupkan ruh ke dalam rupaka yang dibuatnya.
  7. Perintah untuk memusnahkan rupaka apabila menjumpainya.

 

Wallahu’alam bishawab

Download Sumber

 

 

AQD 09 – KITAB TAUHID 61

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest